Didampingi Kuasa Hukumnya, YNS Penuhi Undangan Sinode GMIT Terkait Persoalan dengan Pdt. Nelson Lim
KLIKFLOBAMORA.COM– Yusinta Ningsih Nenobahan Syarief (YNS) memenuhi undangan Pdt. Tonyas Nale untuk melakukan tatap muka dan audiensi bersama pengurus Sinode GMIT terkait persoalan hukum yang tengah dihadapinya, Kamis, 23/10/2025 siang.
Yusinta Ningsih Nenobahan Syarief ke Kantor Sinode GMIT didampingi oleh kuasa hukumnya, Fransisco Bernando Bessi dan diterima oleh Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Zimrat Karmany, M.Th. di ruang Sinode GMIT.
Usai tatap muka dan audiensi dengan pengurus Sinode GMIT, kepada wartawan Fransisco Bernando Bessi selaku kuasa hukum YNS menyampaikan dalam tatap muka dan audiensi tersebut ada 3 hal yang disampaikan kepada pengurus Sinode GMIT.
“Ibu Yusinta sendiri menyampaikan kronologi sejak awal secara mendetail dan sistematis sampai saat ini, dan perlu digarisbawahi, kami juga sudah membuat laporan resmi kepada Pak Pendeta Nelson Lim,” ungkap Bessi.
Fransisco Bessi mengatakan, dalam audiensi tersebut pihak Sinode GMIT menerima baik semua aduan dari pihaknya. Ia juga menyampaikan bahwa pihak Sinode telah memanggil dan memeriksa Pdt. Nelson Lim.
Selanjutnya, pihak Sinode yang akan memutuskan karena dari kedua belah pihak telah memberikan informasi terkait persoalan yang sedang dihadapi klienya dan Pdt. Nelson Lim.
Terkait dengan langkah hukum yang akan ditempuh terhadap Pdt. Nelson Lim, dirinya menegaskan bahwa saat ini Ia dan kliennya masih berfokus pada proses hukum yang sedang berjalan di Polda Metro Jaya.
“Fokus dulu di persoalan pokok, yaitu laporan di Polda Metro Jaya. Kenapa? Dari laporan di Polda Metro Jaya inilah yang akan membuka semua ini menjadi terang,” tutup Fransisco Bernando Bessi.
Untuk diketahui bersama, persoalan antara YNS dan Pdt. Nelson Lim bermula dari tanggal 6 Oktober 2025, yang mana pada saat itu YNS memposting sebuah video terkait persoalan dirinya dan kemudian menjadi viral. Video tersebut kemudian ditanggapi oleh Pdt. Nelson Lim pada tanggal 7 Oktober 2025 dan menjadi masalah hingga saat ini. ***
Penulis: Don Bosko Beding






