KLIKFLOBAMORA.COM – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah salah satu Provinsi kepulauan di Indonesia. Ada 609 gugus pulau, baik berpenghuni dan tidak berpenghuni, membentuk Provinsi NTT.
Sebagai Provinsi kepulauan, tentu moda transportasi laut memiliki peran penting untuk menghubungkan dan memajukan perekonomian masyarakat NTT. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi NTT, dalam hal ini Dinas Perhubungan NTT perlu menjaga konektivitas antar pulau.
Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Perhubungan NTT, Mahadin Sibarani, ST., Senin, 03/6/2025 di ruang kerjanya. Menurut Mahadin, saat ini yang menjadi prioritas Dinas Perhubungan adalah meningkatkan konektivitas antar pulau. Ia mengakui saat ini NTT masih kekurangan armada-armada laut.
“Untuk sektor perhubungan, mungkin ini menjadi prioritas kami yaitu meningkatkan konektivitas. Di NTT ini negeri kepulauan dengan 609 pulau, dan tentunya konektivitas menjadi sangat penting,” ujar Mahadin.
Lanjutnya, saat ini armada penyebrangan (Kapal Fery), yang dimiliki Dinas Perhubungan hanya berjumlah 15 unit, dan melayani 43 lintasan dari total 69 lintasan yang harus dilayani. Untuk masalah kekurangan armada, Dinas Perhubungan sudah mengusulkan kepada kementerian terkait untuk menambah armada.
Yang kedua percepatan pembangunan fasilitas pelayanan publik agar bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Mahadin mengatakan Dinas Perhubungan telah melakukan rapat dengan lima UPT (Unit Pelayanan Teknis), terkait bagaimana supaya PAD lebih baik dan meningkat.
“Di NTT kita mengelola 3 pelabuhan, yaitu Pelabuhan Penyebrangan Aimere, Pelabuhan Penyebrangan Teluk Gurita, dan Pelabuhan Rakyat Semau,” urai Mahadin.
Dari ketiga pelabuhan tersebut, lanjutnya, Pelabuhan Penyebrangan Aimere memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD sehingga pelayanan di Pelabuhan Aimere pun ditingkatkan.
Ia mengatakan, di Pelabuhan Penyebrangan Aimere setahun yang lalu sudah dipasang alat sehingga setiap orang dan kendaraan yang masuk pelabuhan tidak lolos dari retribusi.
“Nah, itu sudah terlihat tahun lalu, peningkatannya signifikan. Sebelum kita pasang sekitaran 120-an juta, dan di akhir tahun sudah 200 juta. Target saya tahun ini dari situ 500 juta,” ungkap Mahadin.
Mahidin berharap mudah-mudahan kedepannya pelayanan semakin baik sehingga PAD semakin meningkat, agar selaras dengan visi Gubernur NTT Melki Laka Lena, yakni meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.***
Penulis: Don Bosko Beding







Semangat pak Wartawan mengejar berita² berkualitas