KLIKFLOBAMORA.COMAnggota DPRD Provinsi NTT, Ir. H. Mohammad Ansor, melakukan kunjungan kerja atau Reses serta berdialog dengan warga RT 13, RT 14, RT 15, RT 16, dan RT 17 Kelurahan Sikumana, Kota Kupang, Sabtu,12 Juli 2025.

Pada kunjungan tersebut, Anggota Komisi V DPRD Provinsi NTT bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat itu menyampaikan bahwa masalah Ekonomi, Kesehatan, dan Pertanian merupakan prioritas darinya untuk diperjuangkan.

Kepada warga yang hadir Ansor menegaskan jabatan yang diembannya hanyalah ‘Jembatan Berkat’. Karena itu terhadap semua keluhan dari masyarakat akan diserapnya sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya bagi masyarakat.

Dalam dialog, Ansor menerima semua masukan warga dan berjanji akan memperjuangkannya serta akan menyampaikan kepada Pemerintah, baik Pemerintah Kota Kuoang dan Provinsi agar bisa direalisasikan.

“Ada yang bisa kita eksekusi langsung, kita akan eksekusi. Tetapi kalau di luar rana kita maka akan saya sampaikan ke yang berwenang, karena program pemerintah, DPR mesti setuju juga. Kalau usulan DPR, pemerintah mesti setuju juga. Kalau tidak, tidak bisa jadi nanti akan saya teruskan,” ungkap Ansor.

Pada kesempatan itu, Ansor mendorong agar para Ketua RT untuk terus mendata warga yang tidak mampu guna bisa menerima bantuan dari Kementerian Sosial (Kemsos).

“Saran saya kepada Pak RT, tolong masukkan warga kita yang tidak mampu di dalam DTKS, sehingga mereka bisa diusul ke Kelurahan, Kelurahan ke Dinas Sosial, dan langsung ke Kementerian Sosial,” jelas Ansor.

Warga yang hadir pada kesempatan itu sekira 50 lebih orang. Mereka menyambut baik kedatangan Ansor, dan menyampaikan keluh kesah mereka terkait air, jalan, listrik, dan juga iuran BPJS yang menurut mereka terlalu mahal.

Terkait dengan BPJS, Ansor berjanji akan berjuang agar mereka yang tidak mampu membayar iuran BPJS bisa segera digratiskan. Ia langsung menyuruh salah seorang asistennya mencatatkan nama warga dan selanjutnya akan mendapat BPJS gratis.

Begitu pula dengan keluhan warga tentang pertanian. Ansor mencatat dan berjanji dalam waktu dekat akan memberikan bibit serta pupuk bagi kelompok tani yang sudah terdata agar bisa sejalan dengan program Melki-Johny One Village, One Product.

“Baik. Saya akan bantu pupuk, bibit, untuk petani agar bisa sejalan dan mendukung program OVOP dari Melki-Johny. Jadi kita minta Sikumana punya produk sayur untuk di jual. Cukup di sekitar Sikumana,” tegasnya.

Menariknya, dari sekian Ketua RT yang dipercayakan untuk mewakili wilayah RT yang dipimpinnya, mereka semua mengeluhkan tentang air, mengingat rata-rata warganya bermatapencaharian sebagai petani sayur.

Daniel Seo, misalnya. Ketua RT 15 Kelurahan Sikumana itu meminta secara khusus agar jika bisa mereka medapatkan satu sumur bor. Permintaannya itu dipertegas lagi oleh Pius, salah seorang warga di RT 15 yang hadir juga pada kesempatan.

“Saya sangat sedih melihat setiap hari masyarakat di sini memikul jerigen untuk mendapatkan air, baik untuk kebutuhan makan minum dan juga untuk sayur yang mereka tanam. Sangat sedih karena ini sudah terjadi sejak lama. Saya minta Pak Ansor, tolong perhatikan warga di sini,” pinta Pius.

Atas permintaan itu, Ansor langsung merespon baik. Ia mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan menyumbang satu sumur bor bagi warga setempat, agar warga bisa menggunakannya di kesehariannya.

Oleh karena itu, Ansor meminta agar terlebih dahulu warga mencari titik air di lokasi sekitar, yang tentu akses ke lokasi bisa digapai dengan mudah oleh alat atau mesin bor air, karena berdasarkan pengalaman yang lalu-lalu, kendalanya yaitu akses ke titik air.

“Satu saja ow. Saya mohon satu saja. Karena saya harus bantu di banyak tempat. Air umum untuk semua pake di situ. Jadi Ok malam ini kita deal ya. Satu sumur bor dari pribadi saya ditaruh di situ,” tutup Ansor.

Usai melakukan Reses di Sikumana, Ansor bersama Tim menuju ke Alak untuk melakukan Reses di Alak guna menyerap aspirasi masyarakat Alak. ****

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan