KLIKFLOBAMORA.COMPerempuan yang sepintas tidak terlihat seperti perempuan Timur umumnya, melangkah anggun ke atas mimbar penghargaan di acara Women’s Night of Excellence 2026, Jumat (07/03/2026) malam.

Dengan balutan pakaian bermotif kain tenun dari Timor yang dominan berwarna merah, senyumnya mengembang diikuti riuh tepuk tangan dari peserta yang hadir di malam itu.

Tatap matanya tenang dan teduh. Sesat Ia menarik nafas lalu menyapa semua peserta yang hadir dengan nada bicaranya yang soft spoken, tidak seperti stigma di luar yang menyebut gaya bicara orang timur kasar.

“Terima kasih kepada Star Iconic yang sudah menginvite saya pada malam hari ini. Penghargaan malam ini saya dedikasikan untuk suami saya, orang tua saya, seluruh karyawan saya di Yayayasan YNS karena telah membersamai langkah-langkah kecil saya,” ungkapnya membuka moment bahagia itu.

Di tangannya menggenggam piala penghargaan Iconic Women Leadership International 2026, sebuah apresiasi untuk perjuangannya membawa perempuan Timur bisa bersaing di era modern.

Nafas lega menyembur di malam gempita itu. Ia mengatur nafas dan mulai berkata-kata lagi, memperkenalkan dirinya berasal dari Timor, Kupang.

“Sedikit cerita, dalam beberapa kali menerima penghargaan itu, saya selalu mengenakan tenunan dari daerah Timor. Timor itu wilayah Timur. Saya asalnya dari Kupang,” pungkasnya lugas.

Dari atas mimbar penghargaan, Yusinta mengungkap harapannya kepada perempuan-perempuan timur yang terpinggirkan agar bisa menjadi yang terdepan, karena dari apa yang dilihatnya, masih banyak perempuan timur yanh jauh dari kata emansipasi wanita.

Ia juga berharap, perempuan-perempuan yang hadir pada malam ini mampu menularkan energi positif untuk mendorong sesama perempuan-perempuan yang lainnya yang hingga saat ini masih terkekang oleh kungkung rasa tak berdaya.

“Harapan besar saya semoga perempuan-perempuan yang hadir malam hari ini mampu menularkan energi positif untuk mendorong perempuan-perempuan lain,” ucapnya lirih menusuk rasa.

Secara khusus Yustina berpesan, untuk perempuan Timur yang saat ini entah dimana pun mereka berada, agar selalu saling membantu, untuk mewujudkan perempuan Timur yang mandiri, cerdas, dan berdaya saing.

“Pesan saya buat seluruh perempuan Timur, dimanapun Anda berada, bahwa kamu luar biasa. Tetap dalam satu barisan, perempuan Timur Bantu Perempuan Timur,” tutupnya. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan