Gayung Bersambut Antara Kementerian PU RI dan Pemda SBD, Arena Pacuan Kuda dan Fasilitas Pendukung Siap Dibangun
KLIKFLOBAMORATA.COM — Usulan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya terkait rencana pembangunan arena pacuan kuda dan fasilitas olahraga pendukung lainnya mendapat respon positif dari Menteri PU RI, Dody Hanggodo, S.E., M.PE.
Respon positif tersebut disampaikan oleh Kepala Sub. Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya (IDPPKOSB) Kementrian PU, Dendy Kurniady, S.T., M.T., dan Ketua Team Perencana Teknis IDPPKOSB, Zulfikar, saat menggelar audiensi bersama Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T. dan Kadispora (SBD), John Tende, S.H., pada Senin (13/04/2026).
“Pak Menteri mendukung usulan Pemda Kabupaten SBD, dan usulan ini menjadi skala prioritas untuk ditangani dan dibahas secara prinsip. Jadi selanjutnya Pemda wajib melengkapi seluruh persyaratan umum dan persyaratan khusus (teknis),” ungkap Dendy Kurniady.
Menanggapi respon positif Menteri Dody Hanggono, Bupati SBD Ratu Wulla memberi apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum RI. Ia mengatakan, pihaknya akan melengkapi seluruh persyaratan yang perlu disiapkan agar pembangunan arena pacuan kuda beserta fasilitas pendukung bisa terealisasi.
Hal ini kemudian dibuktikannya dengan menyiapkan lahan bersertifikat milik Pemda Sumba Barat Daya seluas 540.100 m², guna dijadikan arena pacuan kuda beserta fasilitas olahraga pendukung lainya.
Menyikapi rencana tindak lanjut atas disposisi Menteri PU RI, Dirjen Prasarana Strategis pun mengelar Rapat Koordinasi melalui zoom meeting (16/4) yang diikuti para pihak terkait yaitu unsur Kementerian PU RI, Satker Kementerian Provinsi NTT, OPD terkait Lingkup Pemda SBD, dan Anggota DPR RI Dapil NTT II sekaligus Ketua Federasi Nasional PORDASI Pacu NTT, Dr. Umbu Rudi Kabunang, S.H., M.H., yang merekomendasi dan mendukung penuh usulan Bupati SBD terkait rencana pembangunan arena pacuan kuda di SBD.

Dalam zoom meeting tersebut, Ketua Tim Perencana, Zulfikar menyampaikan, pembangunan arena pacuan kuda dan fasilitas olahraga pendukung wajib tertuang dalam Detail Engineering Design (DED).
“Design tersebut juga sudah harus tertuang dalam tata ruang wilayah yang berlaku di Kabupaten Sumba Barat Daya, serta status lahan tidak boleh berkaitan dengan lahan pertanian,” jelas Zulfikar.
Sementara secara terpisah, Kadispora Kabupaten Sumba Barat Daya, John Tende, S.H., menyampaikan kepada media beberapa point kesepakatan dalam zoom meeting yang harus disiapkan dan dilengkapi oleh Pemda Kabupaten Sumba Barat Daya.
“Pemda menyiapkan dan melengkapi persyaratan umum, termasuk rekomendasi Persetujuan Kemenpora RI. Selain itu ada juga persyaratan khusus, diantaranya dokumen teknis berupa DED, grand design, site plan, dokumen lingkungan; fisibilitas study maupun business plan pasca prasarana olahraga dibangun, mulai dari rencana pengelolaan dan pemeliharaan,” pungkasnya. ***
Penulis: Don Bosko Beding





