KLIKFLOBAMORA.COM – Gubernur Provinsi Nusa Tengara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena, Jumat, 06/6/2025 menghadiri acara Pentabisan dan Peresmian Gereja Toraja Jemaat Kupang.
Gubernur Melki hadir bersama Ketua DPRD Provinsi NTT, unsur Forkopimda NTT, Ketua BPS Gereja Toraja, Wakil Bupati Toraja Utara, Plt. Sekda Makasar, Para Pendeta dan Hamba Tuhan Gereja Toraja serta rumpun Keluarga Toraja di NTT.
Dalam sambutannya, Melki menyampaikan bahwa momen Pentahbisan dan Peresmian Gedung Gereja Toraja Jemaat Kupang merupakan momen yang sangat bersejarah serta penuh toleransi karena bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1446 H.
“Momen syukur Pentahbisan Gedung Gereja ini merupakan momen bersejarah, tidak hanya bagi komunitas Toraja di Kota Kupang dan NTT, tetapi juga bagi warga Kota Kupang dan NTT secara umum. Sekaligus pada kesempatan yang sama hari ini, keluarga kita yang beragama Muslim merayakan Hari Raya Idul Adha”, ucapnya.
Lanjutnya, keberagaman adalah kekuatan kita, dan semoga tetap dijaga dari segala macam bentuk provokasi yang berusaha memecah-belah kerukunan yang telah bertahun-tahun terjalin di tanah Flobamorata ini.
Melki berharap Gereja Toraja Jemaat Kupang dapat ikut serta mendukung kerukunan serta pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi NTT dalam semangat Ayo Bangun NTT.
Sementara itu Ketua Panitia Pentahbisan dan Peresmian Gedung Gereja, Zet Tadung Allo, dalam sambutanya menjelaskan Gereja yang telah dibangun sejak tahun 2017 ini memiliki keistimewaan dalam arsitekturnya .
“Gedung Gereja Toraja yang berdiri kokoh dan megah dihadapan kita ini, mirip dengan Rumah Adat Toraja yang disebut Tongkonan, sedikit berbeda dengan Gereja pada umumnya. Orang Toraja sangat meyakini bahwa Tongkonan adalah sumber kehidupan yang mengajarkan saling mengasihi, menghormati dan saling menopang,” jelasnya.
Tadung menjelaskan, Tongkonan mengajarkan hubungan manusia dengan Ilahi Sang Pencipta, hubungan dengan sesama dan alam semesta. Falsafah Tongkonan dapat dilihat dari ukiran dan ornamen di sekeliling dinding Gereja yang menjadi simbol sarat dengan pemaknaan akan hubungan Transendental/Ilahi dan dimensi Imanensia/manusiawi.
Usai memberikan sambutan, Gubernur Melki Laka Lena juga menandatangani prasasti sebagai tanda Peresmian Gedung Gereja Toraja Jemaat Kupang. ***
Editor: Bosko Beding






