Launching NTT Mart by OSOP di SMKN 2 Kupang, Wujud Nyata Sektor Pendidikan Dukung Program Ekonomi Kerakyatan Melki-Johni
KLIKFLOBAMORA.COM— Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Wagub Johni Asadoma serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambrosius Kodo, me-launching NTT Mart by OSOP di SMKN 2 Kupang, Rabu, 11 Maret 2025 siang.
OSOP merupakan program ekonomi kerakyatan yang melibatkan sekolah-sekolah, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk memproduksi produk-produk berbasis potensi lokal yang bernilai ekonomis di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Ambrosius Kodo dalam sambutannya menyampaikan, launching NTT Mart by OSOP di SMKN 2 Kupang merupakan wujud nyata dari sektor pendidikan untuk mendukung program pemerintah provinsi dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan seperti yang digagas oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.
“Kami dari sektor pendidikan menyambut baik dan bertekad untuk mengisi ruang-ruang NTT Mart dengan produk-produk yang dihasilkan dari sekolah melalui One School One Product,” pungkas Kodo dalam sambutannya.
Kodo menjelaskan, NTT Mart by OSOP adalah cara untuk meningkatkan kreativitas siswa SMKN 2 dan SMK lainnya di NTT untuk berperan meningkatkan perekonomian NTT lewat produk-produk lokal yang dihasilkan oleh siswa dan dijual lewat NTT Mart by OSOP.
“Jadi di NTT Mart by OSOP ini tidak hanya menjual produk yang dihasilkan oleh siswa SMKN 2, tetapi oleh semua Sekolah Menengah Kejuruan di Kupang,” kata Ambrosius Kodo.
Lebih lanjut ia menyebut, NTT Mart yang dibangun di SMKN 2 Kupang merupakan gerai yang akan memanjang produk-produk lokal seperti cenderamata, makan, dan minuman khas NTT yang dihasilkan oleh siswa-siswa SMK/SMA itu sendiri.
Menurutnya, selama ini banyak produk kreatif siswa hanya berhenti di ruang praktik tanpa memiliki akses pasar, tetapi dengan adanya NTT Mart by OSOP sekolah menjadi laboratorium bisnis tempat siswa belajar manajemen ritel, pemasaran digital, dan layanan pelanggan.
Semuanya dimaksud, lanjutnya, agar siswa nanti ketika lulus mampu membuka lapangan kerja sendiri dan tidak hanya bisa mencari kerja.
Kodo optimis, ditengah menjamurnya supermarket seperti Indomaret dan Alfamart di Kota Kupang, NTT Mart akan tumbuh subur lewat produk-produk lokal yang berkualitas dan memiliki harga yang bersaing.
Sementara itu, Gubernur Melki Lena menyampaikan terimakasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Prov. NTT karena telah mendukung pembangunan di Nusa Tenggara Timur lewat OSOP.
“Ini yang pertama ya, OSOP ada di Nusa Tenggara Timur. Nanti di sekolah-sekolah lain juga akan dibangun NTT Mart lagi supaya sekolah-sekolah bisa menjual produk-produk yang dihasilkan oleh siswa,” ungkap Gubernur Melki.
Gubernur Melki mendorong, agar produk yang dijual di NTT Mart by OSOP didominasi produk-produk dari sekolah-sekolah, baik yang ada di Kota Kupang atau sekolah-sekolah yang ada di luar Kota Kupang.
“Jangan yang dipajang di NTT Mart ini produk dari luar sekolah. Harus perbanyak produk dari sekolah sendiri,” ujar Melki.
Pada kesempatan itu juga, Melki menanggapi kritik terhadap dirinya terkait NTT Mart yang dinilai kalah saing atau tidak sama dengan supermarket sepertinya Indomaret dan Alfamart.
Ia tidak mengelak, karena baginya, NTT Mart juga bisa seperti Alfamart dan Indomaret, hanya saja, Alfamart dan Indomaret adalah market place yang sudah lebih dulu ada dan memiliki manajemen yang mapan serta didukung oleh modal yang besar.
“Saya membuka diri dan silahkan kritik. Kita memang tidak sama, karena mereka sudah melewati proses yang panjang. Kita ini baru start. Jadi tidak sama,” jelasnya.
Untuk itu, Gubernur Melki mengajak seluruh masyarakat NTT agar bisa saling mendukung untuk membumikan NTT Mart ke seluruh pelosok negeri, demi kemajuan masyarakat NTT. ***
Penulis: Don Bosko Beding



