KLIKFLOBAMORA.COM – Natal Tahun 2025 menjadi moment berharga bagi Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT untuk merefleksi perjalanan panjang UPG 1945 NTT sebagai wadah untuk mendidik generasi muda penerus bangsa.

Demikian yang disampaikan oleh Ketua PBH UPG 1945 NTT, Dr. Samuel Haning, S.H., M.H., dalam acara Natal Bersama Keluarga Besar UPG 1945 NTT, di Aula Hotel Cahaya Bapa Kupang, Selasa, 23/12/2025 malam.

Dibawa tema Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga, Sam Haning menyebut UPG 1945 harus merestorasi diri untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas di masa-masa mendatang. Jika sebelumnya masih malas, lanjut Haning, di tahun 2026 harus segera berbenah diri.

“Jadi kalau tahun 2025 masih malas-malasan, di tahun 2026 harus berubah. Nanti kita koreksi pimpinan yang masih malas dan tidak mendukung kerja Rektor, akan kita ganti,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu Haning berpesan agar baik mahasiswa, tenaga pendidik, dan juga para dosen aga kembali ke jalan yang benar karena semua hak telah dipenuhi oleh lembaga UPG 1945

“Untuk bapak dan ibu semua saya hanya minta itu dengan hormat, kita tidak perlu menjadi lampu yang terang cukup kita jadi lilin Kecil untuk dapat menyinari dan dapat dilihat oleh semua orang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rektor UPG 1945, Uly J. Riwu Kaho, SP., M.Si., dalam sambutannya mengulas tentang makna keluarga bagi Universitas Persatuan Guru 1945 NTT. Baginya, konteks keluarga bagi UPG 1945 adalah bagaimana menjaga kesolidan diantara para dosen, pegawai, dan mahasiswa, yang tinggal bersama bekerja bersama, belajar bersama, dan memiliki tujuan yang sama.

Sebagai lembaga pendidikan, jelas Kaho, ada dua fungsi keluarga yang harus dijalankan di UPG 1945. Yang pertama adalah fungsi pendidikan dan sosial, dan yang kedua adalah tentang cinta kasih dan dukungan.

“Fungsi pendidikan dan sosial, dimana di kampus ini kita sama-sama belajar tentang nilai, karakter dan norma. Sementara cinta kasih dan dukungan itu tentang kita saling menghargai dan saling menopang dalam menghadapi rintangan sebagai satu keluarga,” jelasnya. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan