Siap Jadi Tuan Rumah, Gubernur Melki: “PON 2028 harus efektif, efisien, berdampak dan tidak boros anggaran”
KLIKFLOBAMORA.COM — Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan rencana dan perkembangan, terkait persiapan NTT menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa, 13/01/2026 sore.
Kepada media, Gubernur Melki menegaskan kesiapan NTT menjadi tuan rumah pada pagelaran PON 2028 dengan memanfaatkan semua fasilitas pendukung yang sudah ada, tanpa harus membangun vanue-vanue baru untuk mendukung penyelenggaraan PON 2028.
“Tidak ada vanue-vanue baru yang akan dibangun di NTT, untuk perhelatan PON 2028 di NTT. Perhelatan PON 2028 hanya akan menggunakan vanue-vanue yang telah ada di beberapa daerah yang di wilayah Provinsi NTT,” ungkap Gubernur Melki.
Ia beranggapan pembangunan vanue-vanue baru hanya akan menelan biaya yang mahal, dan takutnya vanue-vanue baru tersebut nanti tidak terpakai seperti yang tejadi di Papua, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Aceh dan Sumatera Utara ketika menjadi tuan rumah PON.
“Jadi kita cuma istilahnya merenovasi (vanue-vanue) yang sudah ada di berbagai tempat, baik milik pemerintah, kampus, atau swasta, dan sebagainya,” ungkap Gubernur Melki.
Terkait rencana tersebut, Melki telah menyampaikan secara langsung Kepada Presiden Prabowo Subianto dan menurutnya, Presiden Prabowo menyambut baik rencana tersebut dengan catatan pelaksanaan PON 2028 harus efektif, efisien, berdampak, dan tidak boros anggaran.
Oleh karena itu, selanjutnya Pemerintah Provinsi NTT hanya akan menyesuaikan dengan apa yang menjadi arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
“Prinsipnya beliau memahami dan setuju. Nanti lebih detail lagi, saya dan pak Wagub bersama dengan Menpora menghadap dia untuk memaparkan lebih detail lagi,” pungkas Gubernur Melki.
Melki menambahkan, untuk cabang-cabang olahraga yang akan dilombakan pada PON 2028 berjumlah 40 dengan pembagiannya; 20 cabang olahraga akan digelar di NTB dan 20 lainnya akan dihelat di NTT.
Saat ini, pemerintah Provinsi NTT, KONI NTT, KONI Pusat dan Menpora sudah siap dan akan bergerak bersama menemui presiden secara langsung untuk meminta restu dari Presiden Prabowo secara resmi agar PON 2028 dilaksanakan di NTT dan NTB.
“Kami upayakan secepatnya. nanti kami masih menghadap beliau dulu untuk melaporkan bersama Menpora; memaparkan berbagai persiapan kepada beliau dan setelah itu beliau akan memberikan peraturan resmi untuk kita bisa bersiap,” tutupnya. ***
Penulis: Don Bosko Beding





