KLIKFLOBAMORA.COM Sekertaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi Pacu) periode 2024-2028, Prasetyo Oedjiantono, menegaskan, Provinsi NTT telah memiliki pengurus Pordasi Pacu periode 2026-2030.

Penegasan itu disampaikan Prasetyo ketika diwawancarai media sesaat sebelum mengikuti Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI NTT di Hotel Harper Kupang, Minggu (08/02/2026) pagi.

“Kita sudah memiliki kepengurusan Pordasi Pacu di NTT, yang sudah saya lantik kemarin, Jumat (06/02). Saya harapkan pengurus yang baru ini, yang diketuai oleh Dr. Umbu Rudi Kabunang bisa membawa Pordasi Pacu NTT berprestasi,” tegas Prasetyo.

Prasetyo juga menyampaikan, dengan melantik pengurus Pordasi Pacu NTT di hari Jumat, maka sah Provinsi NTT menjadi provinsi ke-5 yang memiliki kepengurusan Pordasi Pacu di level daerah.

Pelantikan Pordasi NTT tersebut sesuai arahan KONI Pusat dalam edaran nomor 52; bahwa semua KONI provinsi dan kabupaten untuk segera melaksanakan transformasi supaya pembinaan prestasi dari atlet-atlet berkuda menjadi lebih tepat.

“Nah Alhamdulillah kemarin untuk NTT ini menjadi provinsi yang kelima yang dilantik. Malam kemarin kita melantik pengurus baru di Provinsi NTT. Pengurus yang kemarin (sebelumnya) dibatalkan,” terangnya.

Ia menjelaskan, federasi Pordasi Pacu sendiri dulunya tergabung dengan olahraga berkuda lainnya seperti Polo dan Panahan. Namun, karena kesulitan dalam mengurus olahraga yang masuk dalam salah satu cabor kejuaraan olimpiade.

“Kami perlu sampaikan bahwa pada tahun 2024, bulan November, pada munas kodasi ke-14, kita sudah sepakat untuk melaksanakan transformasi organisasi,” jelas Prasetyo.

Dari kesepakatan itu, lanjutnya, Pordasi dibagi menjadi 4 federasi yaitu Equestrian, Pacu, Polo dan Berkuda Memanah, yang keempatnya memiliki struktur kepengurusan masing-masing dengan tujuan bisa berkonsentrasi pada disiplinnya.

Ia menambahkan, melalui jalur federasi masing-masing cabang olahraga bisa fokus ke anggota cabang olahraganya sendiri sehingga bisa berprestasi ke level yang lebih tinggi, baik itu level daerah, nasional, Asia atau bahkan level internasional.

“Tujuan akhirnya adalah peningkatan prestasi dengan mempersempit ruang kerja organisasi, fokus pada bidangnya, otomatis diharapkan nanti pembinaannya akan lebih fokus,” pungkasnya.

Untuk itu Prasetyo berpesan, jajaran pengurus Pordasi Pacu NTT dibawa komando Dr. Umbu Rudi Kabunang bisa melatih para atlet-atlet berkuda di NTT, mengingat potensi NTT untuk mengorbit atlet pacuan kuda sangat besar karena memiliki keunikan budaya yang kental dengan berkuda. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan