KLIKFLOBAMORA.COM— Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT, Mahadin Sibarani, menyampaikan bahwa Desa Lamahala Jaya dan Desa Terong di Kecamatan Adonara Timur, dan Desa Motonwutun Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur, adalah desa yang paling terdampak bencana gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 4,7 pada Rabu, 8 April 2026.

“Ada tiga desa. Desa terong ada 90 unit rumah yang terdampak, 20 diantaranya rusak berat, Desa Lamahala Jaya 150 unit rumah yang terdampak, dan 5 unit rumah di Desa Motonwutun,” ungkap Mahadin.

Ia menyebut, tidak ada korban jiwa dalam gempa bumi tersebut, tetapi ada korban luka ringan sebanyak 10 orang dan 5 orang mengalami luka berat.

“Kemudian terdampak terhadap 150 KK dengan 320 jiwa di Desa Terong, dan 250 KK dengan 450 jiwa di Desa Lamahala Jaya,” tambahnya.

Mahadin Sibarani menyebut, penanganan bencana masih dikendalikan atau ditangani oleh BPBD Kabupaten Flores Timur. Di satu sisi, pihak BPBD Provinsi NTT tetap berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Flores Timur terkait perkembangannya.

Kepada media Mahadin menyampaikan, saat ini BPBD Provinsi NTT telah siap mengirim 2 Ton beras dan 850 kaleng ikan sarden bagi warga Flores Timur yang terkena dampak serius bencana gempa bumi.

Sibarani juga menginformasikan, hingga saat ini gempa-gempa susulan masih terjadi dan dirasakan, meski berukuran kecil. Namun, Sibarani tetap menghimbau kepada masyarakat Flores Timur agar selalu waspada.

“Kita berharap masyarakat tetap harus hati-hati. Kalau bisa, kalau bangunan sudah mulai agak retak, ditinggalkan saja sebentar, nanti tunggu perbaikan baru ditempati lagi kemudian,” pungkasnya. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan