KLIKFLOBAMORA.COM – Penyerang Chelsea asal Brasil, Joao Pedro, mengawali musim 2026/2027 English Premier League dengan penampilan spektakuler.
Mengenakan nomor punggung 9 yang selama ini dianggap memiliki mitos tersendiri di Stamford Bridge, Joao Pedro langsung mencetak gol hanya 31 detik setelah kick-off saat Chelsea menghadapi Fulham, Selasa (25/8/2026).
Chelsea akhirnya mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-2 atas Fulham dalam laga pembuka Premier League tersebut.
Penampilan Joao Pedro menjadi salah satu sorotan utama. Selain mencetak gol tercepat, ia juga menunjukkan keberanian dan ketenangan sebagai ujung tombak dalam skema permainan Chelsea di bawah arahan pelatih baru, Xabi Alonso.
Berani Memilih Nomor 9
Keputusan Joao Pedro untuk mengenakan nomor punggung 9 sempat menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar Chelsea.
Nomor tersebut selama bertahun-tahun memiliki reputasi kurang bersahabat bagi para penyerang The Blues. Sejumlah striker ternama pernah mengenakan nomor 9 Chelsea, tetapi gagal memenuhi ekspektasi tinggi yang dibebankan kepada mereka.
Fernando Torres, Radamel Falcao, Alvaro Morata, hingga Romelu Lukaku merupakan beberapa nama yang kemudian dikaitkan dengan apa yang oleh sebagian pendukung Chelsea disebut sebagai “kutukan nomor 9.”
Mitos tersebut bahkan seolah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Namun, Joao Pedro justru memilih menghadapi tekanan tersebut. Ia tidak menghindari nomor 9, melainkan menjadikannya sebagai identitas baru saat memasuki musim 2026/2027.
Jawaban pertamanya pun datang dengan sangat cepat.
Baru 31 Detik, Joao Pedro Sudah Mengguncang Gawang Fulham
Saat pertandingan baru berjalan 31 detik, Joao Pedro berhasil mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut menjadikan Joao Pedro sebagai pencetak gol tercepat dalam sejarah pekan pembuka atau Matchday 1 Liga Utama Inggris sejauh ini.
Menariknya, gol itu tercipta melalui rangkaian serangan yang melibatkan delapan sentuhan dari delapan pemain berbeda sebelum Joao Pedro, sebagai pemain ke-9, menuntaskannya menjadi gol.
Gol cepat tersebut langsung menjadi pelecut semangat Chelsea untuk menguasai pertandingan. Joao Pedro yang diplot sebagai penyerang tunggal tampil di depan dua gelandang serang, Cole Palmer dan Morgan Rogers.
Gol tersebut juga menunjukkan ketajaman Joao Pedro dalam membaca situasi sejak awal pertandingan. Hanya dalam hitungan detik setelah kick-off, ia mampu menemukan ruang dan menyelesaikan peluang menjadi gol.
Bagi pemain yang baru saja mengenakan nomor punggung yang sarat mitos di Chelsea, gol tersebut tentu menjadi pembuka yang sangat menjanjikan.
Awal Era Xabi Alonso
Pertandingan Chelsea kontra Fulham juga menjadi panggung awal bagi Xabi Alonso dalam menjalani kiprahnya sebagai pelatih Chelsea di Premier League.
Alonso menerapkan pendekatan permainan yang membuat Chelsea tampil agresif sejak menit pertama. Gol cepat Joao Pedro menjadi gambaran bagaimana Chelsea berusaha mengambil kendali pertandingan sejak awal.
Namun, Fulham tidak menyerah begitu saja.
Tim tuan rumah memberikan perlawanan dan mampu mencetak dua gol. Chelsea juga kembali menunjukkan daya serangnya dan akhirnya mengamankan kemenangan 3-2.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Alonso untuk memulai era barunya bersama Chelsea.
Duel Dua Mantan Real Madrid
Laga Chelsea kontra Fulham juga memiliki cerita menarik di luar hasil pertandingan.
Pertandingan tersebut mempertemukan dua sosok yang pernah menjadi pemain sekaligus pelatih Real Madrid, yakni Xabi Alonso di kubu Chelsea dan Alvaro Arbeloa di sisi Fulham.
Keduanya pernah menjadi bagian dari Real Madrid sebagai pemain dan kemudian melanjutkan kiprah di dunia kepelatihan.
Karena itu, pertemuan Chelsea dan Fulham bukan hanya menjadi pertarungan antarklub London, tetapi juga mempertemukan dua figur yang pernah berada di lingkungan sepak bola Real Madrid dalam dua kapasitas berbeda.
Akankah Kutukan Nomor 9 Berakhir?
Satu pertandingan tentu belum cukup untuk menyatakan bahwa kutukan nomor 9 Chelsea telah benar-benar berakhir.
Namun, Joao Pedro sudah memberikan sinyal positif. Alih-alih terbebani sejarah para pemakai nomor 9 sebelumnya, penyerang Brasil itu justru langsung mencetak gol dalam pertandingan pertamanya di Premier League musim ini.
Gol yang lahir hanya 31 detik setelah kick-off menjadi pesan awal bahwa Joao Pedro siap menulis cerita berbeda.
Jika mampu mempertahankan konsistensi dan ketajamannya sepanjang musim, Joao Pedro berpeluang mengubah persepsi terhadap nomor 9 di Stamford Bridge.
Bagi para pendukung Chelsea, harapannya sederhana: semoga Joao Pedro bukan menjadi korban berikutnya dari mitos tersebut, melainkan pemain yang mematahkan kutukan nomor 9 Chelsea untuk selamanya. ***
Penulis: Don Bosko Beding






