KLIKFLOBAMORA.COM — Gugurnya prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) Praka Satria Tino Taopan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, meninggalkan duka cita yang mendalam bagi keluarga dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah satu putra terbaik asal Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, gugur di medan tempur setelah terjadi kontak tembak antara TNI dan KKB (08/01/2026) di Kampung Yuguru, Distrik Mebarok, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Dibawah renai hujan, kabut gelap, dan suhu dingin yang menyelimuti seluruh Yuguru, sebutir timah panas dari pemberontak KKB berhasil menembusi leher ksatria penjaga keutuhan NKRI, Praka Satria Tino Taopan.

Jenazahnya kemudian dievakuasi oleh rekan-rekan seperjuangannya yang tergabung dalam Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan, untuk selanjutnya dibawa kembali ke Kota Kupang.

Jumat, 09/01/2026 malam, jenazah Praka Satria Tino Taopan tiba di Kota Kupang. Isak tangis kedua orang tua serta sanak keluarganya mengiringi jenazah dari Bandara El Tari Kupang sampai di kediamannya.

Dukacita Keluarga Praka Satria Tino Taopan, Dukacita Seluruh NTT

Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan dukacita mendalam kepada keluarga Praka Satria Tino Taopan saat melayat ke rumah duka, Sabtu, 10/01/2026 pagi.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyampaikan duka cita yang mendalam,” ucap Gubernur Melki dihadapan orang tua almarhum.

Bagi Gubernur Melki, gugurnya Praka Satria Tino Taopan tidak hanya meninggalkan dukacita mendalam bagi keluarga almarhum saja, tetapi bagi seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Almarhum telah menyelesaikan tugasnya sebagai ksatria bangsa. Kita bersedih atas kepergiannya tetapi juga harus berbangga karena almarhum gugur sebagai Kusuma Bangsa,” ucap Gubernur Melki.

Ia mengajak seluruh masyarakat NTT untuk mendoakan almarhum agar bisa diterima sisi Tuhan, serta juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan untuk mengikhlaskan kepergian Praka Satria Tino Taopan.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta penghiburan,” pungkasnya. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan