KLIKFLOBAMORA.COM – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, mengatakan ada 3 event yang akan digelar dalam Kupang Exotic Festival 2025 pada tanggal 26-28 Juni 2025 sebagai bentuk dukungan BI Perwakilan Provinsi NTT mendukung pertumbuhan ekonomi NTT.
Pernyataan ini Ia sampaikan kepada media, Rabu, 25/06/2025, terkait pagelaran Kupang Exotic Festival 2025 yang merupakan event kolaborasi antara Bank Indonesia Perwakilan NTT, POLDA Provinsi NTT, dan Pemerintah Provinsi NTT dalam rangka memperingati hari ulang tahun Bank Indonesia (4 Juli), HUT Bhayangkara (1 Juli), dan HUT RI (17 Agustus).
“Jadi event yang kita lakukan saat ini menjadi salah satu event yang menunjukkan bagaimana optimisme dari pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Agus.
Agus menjelaskan, event kolaborasi ini merupakan representasi bahwa pertumbuhan ekonomi tidak bisa dicapai sendirian oleh pemerintah Nusa Tenggara Timur, tetapi harus menjadi komitmen bersama.
“Hal ini yang akan kita tunjukkan melalui penyelenggaraan event ini. Ada tiga event, yang pertama tadi sudah disampaikan adalah event mengenai Kupang Festival Kuliner,” tegas Kepala BI Perwakilan NTT itu.
Lebih lanjut, Ia mengurai, tujuannya adalah untuk mendorong hilirisasi, yaitu untuk mendorong inovasi-inovasi pengembangan produk, termasuk produk UMKM, yang diprediksi ada 100 lebih pelaku UMKM di NTT terlibat dalam event ini.
“Salah satu yang kita pilih adalah kuliner. Kenapa kuliner? Karena kulinerlah yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Dan harapannya dari kuliner ini akan tampil ole-ole khas NTT yang selama ini masih terbatas,” jelas Agus.
Terkait dengan kuliner, Agus mendorong kreasi kuliner dari bahan baku lokal labu kuning yang kemudian diolah menjadi cake sehingga bisa menjadi ole-ole ketika orang-orang dari luar NTT ke Kupang maupun kota-kota lain.
“Yang kedua adalah event Kupang Festival Run. Kita akan melibatkan komunitas untuk berlari. Artinya bahwa pertumbuhan ekonomi ini bukan dari permintaan dari pemerintahan sendiri. Tetapi, Butuh dukungan dari berbagai macam komunitas dan tidak ada rasa keterpaksaan,” ujarnya lagi.
Oleh karena itu, Kupang Festival Run yang akan diselenggarakan bersifat fun, yaitu 5 km dan 10 km, sekaligus akan memfasilitasi persiapan NTT menjadi tuan rumah PON tahun 2028.
“Kemudian, yang ketiga adalah terkait dengan festival budaya. Harapannya kita juga mampu berkreasi atas keanekaragaman,” ucap Agus.
Ia menjelaskan, Keanekaragaman kekayaan budaya tenun NTT akan diciptakan dalam bentuk satu keindahan yang nanti bisa dilihat dalam parade budaya yang akan ditutup dengan Kupang Exotic Night di lapangan POLDA NTT.
Kepala BI Perwakilan Provinsi NTT ini berharap, selain bisa membantu Pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi di NTT, diharapkan juga event ini bisa memberikan kebahagiaan dan kegembiraan bagi masyarakat di akhir tahun 2025 atas pencapaian pembangunan yang dilakukan bersama-sama sepanjang Tahun 2025. ***
Penulis: Don Bosko Beding






