KLIKFLOBAMORA.COM– Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasib, menyampaikan Presiden Prabowo Subianto menargetkan kurang lebih 2.000 warga Gaza, Palestina, akan dibawa ke Indonesia untuk dilakukannya pengobatan terhadap mereka.

Rencananya 2.000 warga Palestina itu akan ditempati di Pulau Galang, Provinsi Kepulauan Riau, mengingat Pulau Galang merupakan tempat yang terpisah jauh dari lokasi-lokasi yang dihuni oleh warga Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau.

Nasbih menegaskan, pemindahan kurang lebih 2.000 warga Gaza ke Indonesia ini merupakan wujud aksi kemanusiaan Indonesia terhadap apa yang sedang dialami oleh warga Gaza, sehingga setelah selesai pengobatan di Indonesia, warga-warga Gaza ini akan dibawa kembali ke negara asalnya.

“Pengobatana terhadap warga Gaza ini adalah sebuah kegiatan kemanusiaan. Nanti akan ditempatkan di Pulau Galang. Di situ kan tempat yang terpisah dari warga kita yang bermukim di pulau-pulau lainnya,” ungkap Nasbih, Kamis, 17/08/2025, di Jakarta.

Hasan Nasbih menambahkan, dipilihnya Pulau Galang sebagai tempat pengobatan warga Gaza karena Pulau Galang pernah dijadikan sebagai tempat pengungsian, dan juga sewaktu COVID-19, Pulau Galang dijadikan tempat untuk penanganan COVID-19.

“Jadi sebenarnya kalau dalam sisi keamanan dan kenyamanan warga, itu bisa manageable, sangat manageable kalau di sana,” tegas Hasan Nasbih.

Terkait dengan kesiapan Pulau Galang sebagai pusat pengobatan bagi korban perang di Gaza, Nasbih tegas mengatakan saat ini pemerintah telah menyiapkan segala fasilitas kesehatan di Pulau Galang guna mendukung aksi kemanusiaan (pengobatan) terhadap 2.000 warga Gaza korban perang saat ini.

Penyampaian Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan ini dikeluarkan, setelah sehari sebelumnya Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Pertahanan, Sjafrie Shjamsoeddin, untuk menyiapkan Dua buah pesawat Hercules untuk mengirim bantuan lewat udara ke Gaza.

Langkah ini diambil setelah dunia internasional yang kini sedang berupaya menciptakan gencatan senjata di Gaza, menuntut Indonesia untuk terlibat aktif mendukung gencatan senjata di Gaza, Palestina. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan