Umbu Rudi Kabunang Apresiasi Pemerintah Pusat, Kementrian PU Gelar Rapat Koordinasi Pembangunan Arena Pacuan Kuda di SBD
KLIKFLOBAMORA.COM — Kementrian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait Usulan Pembangunan Arena Pacuan Kuda dan Fasilitas Olahraga Pendukung lainnya di Kabupaten Sumba Barat Daya, Kamis, 16/04/2026 pagi.
Rapat digelar via zoom meeting bersama Ketua Federasi Nasional Pordasi NTT, Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis, Direktorat Infrastruktur Dukungan PPKOSB; Kepala Subdirektorat Wilayah II, Direktorat Infrastruktur Dukungan PPKOSB; dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya.
Turut hadir dalam rapat, Kepala Dinas Kepemudaan Dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat Daya; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumba Barat Daya; Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Nusa Tenggara Timur; Pejabat Pembuat Komitmen Pelaksanaan Prasarana Strategis Nusa Tenggara Timur.
Ketua Federasi Nasional Pordasi NTT Dr. Umbu Rudi Kabunang, S.H., M.Hum., seusai rapat menyampaikan, Kementrian PU menyambut baik rencana tersebut dan menjadikannya sebagai prioritas.
Ia menegaskan, selanjutnya menjadi tugas Pemda SBD serta Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat Daya untuk mempersiapkan syarat-syaratnya. Salah satunya adalah legalitas Hak atas Tanah.
“Jadi mungkin salah satunya tadi, mungkin legalitas hak atas tanah akan dipastikan tidak bermasalah. Itu sudah pasti, itu beres,” ungkap Anggota DPR RI Fraksi Golkar tersebut.
Selain legalitas hak tanah yang akan digunakan untuk pembangunan Arena Pacuan Kuda dan Fasilitas Pendukung, menurutnya, perlu juga diperhatikan asas kebermanfaatannya setelah dibangun; terlebih dampaknya terhadap perekonomian masyarakat Sumba Barat Daya.
“Itu perlu dipastikan terlebih dahulu, bagaimana dampak secara ekonomi. Dampak aset-aset tersebut, apakah berguna bagi masyarakat atau tidak, supaya nanti kita paparkan,” tambah Umbu Rudi.
Ia juga mengapresiasi pemerintah pusat yang atas rencana pembangunan berencana Arena Pacuan Kuda dan Fasilitas Olahraga Pendukung lainya di Sumba Barat Daya, karena hal tersebut akan berdampak pada sektor pariwisata di Sumba.
Sebagaimana diketahui, NTT merupakan daerah yang memprioritaskan sektor pariwisata sebagai penggerak utama pembangunan dan salah satu potensi unggulan, khususnya di Pulau Sumba, adalah pariwisata berbasis budaya lokal seperti Pasola.
Umbu Rudi berpendapat, apabila rencana pemerintah pusat membangun Arena Pacuan Kuda seperti yang diusulkan Bupati SBD terealisasi, maka hal tersebut akan sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumba berbasis potensi lokal.
Tentu hal ini berkaitan dengan kekayaan tradisi Pulau Sumba yang sangat erat dengan kuda; tradisi budaya Pasola yang melibatkan ribuan ekor kuda serta partisipasi aktif masyarakat, yang telah menjadi agenda rutin yang bersifat seremonial, bahkan hampir setiap tiga bulan diselenggarakan di masing-masing kabupaten.
Dengan demikian, pembangunan Arena Pacuan Kuda di Sumba, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung, baik melalui peningkatan transaksi yang berkaitan dengan kuda, pakan ternak, maupun sektor pendukung lainnya.
Umbu Rudi menambahkan, di sisi lain, pembangunan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, terlebih, kata Umbu Rudi, Sumba telah ditetapkan menjadi tuan rumah cabang olahraga berkuda, salah satunya pacuan kuda tanpa pelana yang telah direncanakan akan jadi salah satu cabang olahraga yang akan dilombakan pada PON Tahun 2028 mendatang.
Selain itu, pembangunan Arena Pacuan Kuda juga akan berdampak pada persiapan atlet berkuda. Hal ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan prestasi atlet daerah di tingkat nasional.
Ia menilai, dengan dibangunnya Arena Pacuan Kuda di Sumba, maka hal tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang memberikan perhatian khusus pada pengembangan daerah dan potensi lokal.
“Kami orang Sumba sangat berterima kasih dan berharap pembangunan Arena Pacuan Kuda segera terealisasi, karena akan angkat nilai ekonominya, angkat nilai budayanya, angkat nilai pariwisatanya, angkat tempat ekonominya, angkat olahraganya,” tutupnya. ***
Penulis: Don Bosko Beding





