KLIK FLOBAMORA – Ribuan orang yang memenuhi pelataran Basilika Santo Petrus Vatikan bersorak-sorai ketika asap putih mengepul dari cerobong di atas bubungan Kapela Sistina Vatikan, tempat 133 Kardinal melakukan pemungutan suara pemilihan Paus yang baru.

Mereka tahu bahwa mereka telah memiliki seorang Paus yang baru. Dan benar saja, moment yang paling ditunggu-tunggu oleh mereka akhirnya datang juga.

Habemus Papam! Konklaf telah memilih Kardinal Robert Francis Prevost sebagai Paus ke-267, dan telah memiliki nama kepausannya yaitu Paus Leo XIV.

Demikian Kardinal Protodeacon Dominique Mamberti memberi pengumuman dari atas balkon Basilika Santo Petrus, Kamis, 8 Mei 2025 siang waktu Vatikan, atau Jumat (9/5/2025) dini hari waktu Indonesia.

Kardinal Robert Francis Prevos yang memilih nama Leo XIV dalam kepausannya, merupakan Paus dari Benua Amerika bagian Utara yang ke-2 setelah Paus Adrianus, dan merupakan orang Amerika Serikat pertama yang menjadi Paus bagi umat Katolik seluruh dunia.

Robert Prevos (69), dilahirkan di Chicago Amerika Serikat pada tahun 1955 silam. Ayahnya berasal dari Amerika Serikat sementara ibunya berasal dari Spanyol. Terlahir dari keluarga Katolik tulen, Robert Prevos masuk Seminari Menengah di Chicago.

Dia ditabiskan menjadi Pastor Ordo Santo Agustinus pada tahun 1982 dan kemudian bertugas sebagai Misionaris di Trujillo, Peru. Di tahun 2015, oleh Paus Fransiskus, Robert Prevos diangkat menjadi Uskup Chiclayo, Peru, dan berkarya di sana sampai 2023.

Paus Fransiskus kemudian mengangkatnya menjadi Uskup Agung di wilayah Chiclayo di tahun 2023. Selama berkarya di Peru, Kardinal Prevos sangat familiar karena Beliau juga menjabat sebagai Prefek Dikasteri di wilayah Amerika Latin.

Kini Kardinal Robert Prevos telah menjadi Bapa Suci Paus Leo XIV bagi umat Katolik seluruh dunia. Pandangan-pandangannya yang kritis terhadap kehidupan sosial masyarakat dan Gereja Katolik, membuatnya diyakini oleh sebagian orang sebagai orang yang tepat untuk menjadi penerus mendiang Paus Fransiskus.

Apalagi dalam beberapa kasus, Paus Leo XIV memiliki pandangan-pandangan yang sangat mirip dengan Paus Fransiskus, yakni terkait dengan LGBT, perdamaian dunia, dan kekerasan terhadap perempuan serta anak. ***

Penulis: Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan