KLIKFLOBAMORA.COM – Sejak berdiri pada Tahun 1972, Akademi Teknik Kupang (ATK) terus berbenah untuk menjadi kampus yang tidak hanya siap secara administrasi tetapi juga siap dalam menghasilkan tenaga kerja yang real dibutuhkan di dunia kerja.

Demikian pernyataan yang disampaikan oleh Direktur Akademi Teknik Kupang, Piter Djami Rebo kepada media di sela kesibukannya sebagai pemateri MPAB Akademi Teknik Kupang, Rabu, 01/09/2025 siang.

Piter Djami menyampaikan, saat ini ATK sedang bertransformasi menjadi Politeknik mengikuti tuntutan-tuntutan dunia kerja dan dunia industri, yang mana lebih berfokus menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan kerja yang kompeten.

“Karena itu menjadi tuntutan dunia kerja pada pendidikan-pendidikan vokasi, maka kami lebih menekankan pada output kami, bagaimana output ini betul-betul disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Piter Djami.

Ia mengungkapkan, keberadaan ATK yang jauh dari publikasi media, tidak berarti ATK tidak memiliki kualitas yang berdaya saing dengan perguruan tinggi lainnya, namun sebaliknya ATK merupakan salah satu perguruan tinggi berkualitas yang telah menghasilkan ribuan alumni l, yang saat ini tengah berkarya dalam giat berbagai pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Hal itu disebabkan oleh pola pendidikan adaptif di ATK yang mampu menjawab kebutuhan tenaga kerja di dunia kerja yang nyata, dengan menerapkan kurikulum yang berdampak pada out put yang dihasilkan nantinya.

“Kami melaksanakan penyesuaian kurikulum di sini dengan target bahwa kami menetapkan 60% praktek lapangan, 40% teori, dan demikian mereka betul-betul menjadi tenaga-tenaga yang siap,” jelas Piter Djami.

Selain itu kami melaksanakan pembelajaran dengan metode problem solving, yang mana menuntut mahasiswa memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan mencari solusi yang efektif untuk mengatasi suatu masalah atau tantangan masalah yang ada.

“Contohnya kalau saya mau belajar tentang jalan raya, lebih baik saya lihat itu jalan yang rusak macam apa, sehingga nanti kita belajar dari situ, kenapa rusak, bagaimana memperbaikinya, dan segala macam. Lalu kita kaitkan dengan ilmu,” jelas Piter Djami.

Piter Djami menyampaikan, sejauh ini ATK sudah membuktikan bahwa tamatan ATK memiliki kualitas yang tidak perlu diragukan. Para alumni ATK telah banyak berkarya di bidang pembangunan di NTT.

“Lembaga sudah membuktikan. Tatamatan-tatamatan kami telah banyak berkarya, khususnya di bidang KPU-an. Itu banyak sekali. Kami sudah 50 tahun, sudah begitu banyak alumni-alumni ATK, sehingga yang kami harapkan masyarakat tahu, jangan ragu untuk masuk di lembaga pendidikan ini,” tegas Peter.

Lebih lanjut Piter mengatakan, ATK saat ini sedang membangun kerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan sekarang masih di dalam proses pengkajian.

Jika telah memenuhi syarat, maka ATK akan menjadi Politeknik Pekerjaan Umum kedua di Indonesia setelah Politeknik PUtech Semarang yang bernaung di bawah Kementerian Pekerjaan Umum. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan