KLIKFLOBAMORA.COM– Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Nusa Tenggara Timur, saat ini berfokus pada tiga agenda penting untuk segera dikerjakan sehingga bisa selesai pada September 2025. Saat ini progress pengerjaan telah mencapai 44,7%.
Fokus kerja BPJN tersebut, disampaikan oleh Janto, S.E, S.T, M.Sc., selaku Kepala BPJN NTT pada acara Coffee Morning Bersama Jurnalis yang menjadi mitra BPJN dalam membangun NTT, Jumat, 29/09/2025 di Aula BPJN NTT, Tanah Merah, Kab. Kupang.
Ketiga pekerjaan yang menjadi fokus BPJN NTT diantaranya, dukungan untuk Tour De EnTeTe 2025, melaksanakan pengadaan untuk membantu akses Hunian Tetap (Huntap) bagi korban terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, dan juga pengerjaan jalan di Ile Pati-Demon Dei, Flores Timur.
Ia mengungkap, fokus pengerjaan tersebut menyerap dana dari PAGU Anggaran yang dimiliki BPJN pada tahun 2025 saat ini yakni sebesar Rp.674,6 Miliar, dan akan ada dana tambahan dari pusat (khusus dukungan Tour De EnTeTe) yang pada saat ini sudah diusulkan, sehingga tidak berdamapak pada pengurangan volume pekerjaan BPJN NTT.
Berkaitan dengan Tour De EnTeTe, ada empat agenda yang sedang dan akan dikerjakan oleh BPJN NTT guna mensukseskan program dari Pemerintah Provinsi yang sedianya dilaksanan pada 10-21 September 2025.
“Kita sudah bangun komunikasi dengan pemerintah provinsi, dan kita nyatakan siap untuk mensukseskan Tour De EnTeTe. Jadi, kita kerjakan tutup lubang jalan, pasang rambu, pasang pagar jalan, dan juga kita siapkan DRU pada titik rawan longsor,” ungkap Janto.
Dikatakan Janto, lintasan Jalan Negara yang akan digunakan pada ajang Tour De EnTeTe adalah sepanjang 1.181 km dari total 1.479 km Jalan Negara yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timut.
Oleh karena itu, lanjutnya, saat ini setiap Satker (Satuan Kerja) di wilayah kerja masing-masing sedang melakukan pekerjaan fisik dan juga non-fjuga, berupa penutupan lubang jalan, pemasangan rambu, pemasangan pagar jalan, dan DRU pada lokasi-lokasi rawan longsor.
Terkait dengan pemasangan rambu, BPJN saat ini masih dan akan terus berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk pememasang jenis rambu yang sesuai dengan kondisi lintasan.
“Untuk pemasangan rambu, kami telah menentukan titik-titik mana yang akan dipasang dan sedang membangun komunikasi dengan dinas-dinas terkait, agar Tour De EnTeTe bisa aman,” ungkap Janto.
Ia berharap, semua jenis pekerjaan untuk mendukung Tour De EnTeTe akan selesai pada 4 September 2025 agar BPJN masih punya waktu untuk evaluasi, dan menggenjot sisa pekerjaan sebelum 10 September.
“Jadi kalo masih ada yang kurang-kurang yah infokan ke saya karena kami siap dukung dengan kemampuan yang kami punya,” tutup Janto. ***
Penulis: Don Bosko Beding






