KLIKFLOBAMORA.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), berencana akan mengundang Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, untuk merealisasi berbagai kerja sama antara Provinsi NTT dan Provinsi DIY.

Rencana ini diungkapkan Gubernur Provinsi NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, Sabtu, 14 Juni 2025, dalam kunjungannya ke kediaman Gubernur Provinsi DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Istana Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kota Yogyakarta.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Melki dan Sri Sultan secara khusus berdiskusi dan membahas berbagai persoalan terkait, pengelolaan pemerintahan daerah, keuangan daerah ditengah situasi efisiensi anggaran, peningkatan pendapatan hasil daerah, dan membuat ASN dan P3K menjadi motor penggerak pembangunan daerah.

“Kami juga mendiskusikan kerja sama dalam bidang pendidikan, kebudayaan antara NTT dan Jogjakarta. Tentu akan ada kelanjutan pembicaraan untuk bisa bersepakat di level sekda dan jajaran agar rencana ini bisa kita komplitkan,” ungkap Melki dikutip dari laman Facebook Official Melki Laka Lena.

Dikatakan, selama ini Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dalam hal pengelolaan keuangan daerah dan juga terkait reformasi birokrasi menjadi contoh dari Provinsi lain, bahkan kementerian pusat juga banyak belajar dari Jogja.

Dengan demikian Gubernur Melki mengatakan, NTT perlu belajar dari keberhasilan-keberhasilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakrta sehingga perlu melakukan cara yang dilakukan oleh Provinsi DIY tersebut.

“Kami juga akan membuat di NTT, birokrasi bisa menjadi motor pembangunan dan bersinergi dengan berbagai pihak membuat NTT juga bisa mengejar berbagai hal positif yang selama ini sudah baik di Jogjakarta,” tegas Melki Laka Lena.

Lebih lanjut Melki sedikit bercerita, dirinya dan Sri Sultan sudah dekat sejak lama ketika Melki masih menjadi aktivis 98 di Yogyakarta. Kedekatan mereka semakin erat ketika Melki dan Sri Sultan sama-sama tergabung dalam Ormas Nasional Demokrasi.

Menurutnya, Sri Sultan selalu memberikan catatan, pendapat, dan saran yang baik untuk Indonesia dan juga Yogyakarta, serta tentu untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur, sehingga Pemerintah Provinsi NTT akan mengundangnya ke NTT.

“Kami akan atur waktunya dan mengundang beliau untuk bisa berkunjung ke Nusa Tenggara Timur untuk mengkonkritkan berbagai kerja sama antara NTT dan Jogyakarta,” tutup Melki.

Untuk diketahui Sri Sultan Hamengku Buwono X adalah Gubernur Provinsi DIY yang menjadi Gubernur paling senior di antara semua Gubernur di Indonesia. Hal ini terjadi karena keistimewaan Yogyakarta yang diatur dalam Undang-Undang, yang memberikan ruang bagi Sri Sultan menjadi gubernur dalam masa jabatan yang tidak ditentukan. ***

Penulis: Don Bosko Beding

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan