KLIKFLOBAMORA.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., mengajak semua pihak untuk menjaga integritas program Kartu Indonesia Pintar (KIP) pada seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia.
Ajakan ini diutarakan oleh Brian Yuliarto pada Rabu, 18/06/2025, setelah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menerima laporan adanya penyalahgunaan KIP Kuliah pada beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia.
Dikatakannya, Kemdiktisaintek telah menerima laporan bahwa pada proses realisasi KIP Kuliah di beberapa Perguruan Tinggi, telah terjadi penyalahgunaan seperti pungutan liar, pemotongan dana bantuan, bahkan penguasaan kartu ATM mahasiswa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kami menerima laporan adanya beberapa penyalahgunaan, seperti pungutan liar, pemotongan dana bantuan, bahkan penguasaan kartu ATM mahasiswa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Yuliarto.
Menurutnya penyalahgunaan tersebut merupakan pelanggaran administratif dan bentuk pengkhianatan terhadap amanah dan harapan para mahasiswa, karena KIP Kuliah merupakan hak penuh mahasiswa.
Ia juga menegaskan KIP Kuliah merupakan komitmen dari Pemerintah agar tidak ada anak bangsa yang gagal kuliah hanya karena kondisi ekonomi. Untuk itu KIP Kuliah hadir membantu mereka yang berprestasi dan cerdas, tetapi berasal dari keluarga yang tidak mampu.
“Saya mengajak seluruh pimpinan Perguruan Tinggi, LL Dikti, dan para pemangku kepentingan untuk menjaga bersama-sama integritas program ini,” tegas Yuliarto.
Ia juga mengingatkan, apabila ada yang menemukan indikasi penyalahgunaan KIP Kuliah pada perguruan tinggi maka siapapun yang menemukannya, baik itu dosen, mahasiswa, ataupun masyarakat, maka wajib melaporkan kepada Kemdiktisaintek.
“Dan jika Anda, baik mahasiswa, dosen, ataupun masyarakat menemukan indikasi penyalahgunaan, silahkan dilaporkan, salah satunya melalui media sosial resmi kami. Kami pastikan semua laporan akan ditindaklanjuti,” lanjut Yuliarto.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mengawal KIP Kuliah bersama agar tetap menjadi jembatan harapan, dan bukan sebagai ladang penyimpanan. ***
Penulis: Don Bosko Beding






