PT. Taspen Dukung UMKM Lokal Kota Kupang, Serena Francies Bangga Omset Program Saboak Capai Rp. 4 Miliar
KLIKFLOBAMORA.COM – PT. Taspen menyuntik dana sebesar Rp75 juta bagi UMKM-UMKM yang terlibat dalam Program Saboak milik Pemerintah Kota Kupang. Pendanaan tersebut dalam rangka meningkatkan laju perekonomian di kalangan pengusaha kecil dan menengah di Kota Kupang.
Pernyataan ini disampaikan oleh Branch Manager PT. Taspen Kantor Cabang Kupang, Peter Laurens Samosir, pada press conference bersama Wakil Walikota Kupang usai pembukaan Festival Sepe 2025, Sabtu, 01/11/2025 di Taman Nostalgia Kota Kupang.
“Dengan adanya program CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT. Taspen ini, kami memberikan dukungan yang nyata, tidak hanya bagi peserta saja tetapi juga untuk masyarakat umum untuk meningkatkan kemandirian ataupun menggerakkan perekonomian khususnya di Kota Kupang,” ungkap Samosir kepada awak media.
Dikatakannya, dirinya merasa bangga atas keterlibatan PT. Taspen dalam pagelaran Festival Sepe 2025, sebab menurutnya Festival Sepe 2025 adalah program yang sangat baik dan kreatif untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, sama halnya dengan program Saboak.
Ia menyampaikan terimakasihnya kepada Pemerintah Kota Kupang yang telah memberikan kesempatan kepada PT. Taspen untuk ikut terlibat meningkatkan kemandirian dari sisi perekonomian masyarakat Kota Kupang.
Kedepannya, menurut Samosir, pemerintah Kota Kupang diharapkan terus melibatkan PT. Taspen lewat program-program serupa agar PT. Taspen bisa ikut berkontribusi atau terlibat membangun Kota Kupang secara bersama-sama lewat bantuan terhadap UMKM lokal yang terlibat dalam festival.
“Karena ini berkaitan dengan program Saboak dan kami ada sedikit program CSR, yang mana ini masuk dalam program kantor pusat kami juga, sehingga kami memberikan bantuan dan support untuk program pemerintah Kota Kupang,” jelas Samosir lagi.
Sementara itu Wakil Walikota Kupang, Serena Cosgrova Franscies, S.Sos., M.Sc., mengatakan bahwa program Saboak yang menjadi visi bersama Walikota Kupang dan dirinya, hingga kini telah mendatangkan keuntungan bagi perekonomian Kota Kupang.
“Sudah 18 minggu program Saboak berjalan, dan omset yang dihasilkan itu sudah mencapai Rp4 miliar. Ini merupakan salah satu pencapaian pemerintah yang kami lihat trennya positif,” kata Serena.
Ia mengaku saat ini telah banyak CSR-CSR dari banyak perusahaan-perusahaan yang mengontak pemerintah Kota Kupang untuk bergabung ke program Saboak. Dengan demikian, menurutnya, pemerintah akan mengarahkan CSR-CSR agar pengembangan dan pemanfaatan bisa pada kegiatan-kegiatan lain seperti olahraga, dll., dan tidak hanya pada kegiatan-kegiatan yang sama.
Untuk diketahui, setiap minggu UMKM-UMKM yang dilibatkan dalam program Saboak sebanyak 100 UMKM, dan secara teknis jadwalnya sudah diatur oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang.
Program Saboak (Sunday Market Buat Orang Kupang) adalah program dari Walikota Kupang, Dr. Christian Widodo, bersama dengan Wakil Walikota Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dalam mengembangkan destinasi wisata dengan mengoptimalkan Tamnos (Taman Nostalgia) untuk mendukung pemberdayaan pelaku UMKM lokal Kota Kupang. ***
Penulis: Don Bosko Beding





