KLIKFLOBAMORA.COM – Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menunda pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Flobamor, yang dijadwalkan akan berlangsung berlangsung pada Kamis (22/5/2025) malam, di Hotel Sasando, Kupang.
Sebelum dinyatakan batal, Gubernur bersama jajaran manajemen PT Flobamor telah ada di lokasi penyelenggaraan RUPS dan sempat memasuki ruang rapat. Namun, berselang 30 menit kemudian, seluruh peserta rapat termasuk Gubernur meninggalkan ruangan tanpa melanjutkan agenda.
Dikonfirmasi usai meninggalkan ruang rapat, Gubernur NTT menyatakan bahwa RUPS akan dijadwalkan ulang karena laporan belum benar-benar siap. Ia meminta laporan laporan keuangan perusahaan diperbaiki terlebih dahulu.
“Nanti kita RUPS lagi. Kita harus siapkan dengan baik. Nampaknya harus ada perbaikan laporan. Diperbaiki dulu, baru nanti kita RUPS lagi,” ujar Gubernur Melki Laka Lena kepada awak media.
PT. Flobamor yang merupakan salah satu perusahaan milik daerah (BUMD) yang bergerak di sektor transportasi laut, terutama pengoperasian kapal ferry milik Pemerintah Provinsi NTT, tengah menghadapi krisis keuangan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan perusahaan terlilit utang pada pihak ketiga dalam jumlah besar, sehingga kondisi keuangan PT. Flobamor memburuk dan menyebabkan PT Flobamor tidak mampu menyetor dividen ke kas daerah tahun ini.
Selain itu, beberapa karyawan dilaporkan belum juga menerima gaji selama berbulan-bulan akibat macetnya aliran kas perusahaan.
Penundaan RUPS ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kinerja manajemen PT Flobamor serta langkah awal dalam upaya penyelamatan perusahaan BUMD tersebut. (*)
Penulis: Don Bosko Beding






