Sekelompok Masa Islam Intoleran Tolak Renovasi Gereja Katolik di Kab. Bogor Meski Telah Kantongi IMB Sejak Tahun 2000
KLIKFLOBAMORA.COM – Baru saja mendapat dana untuk merampungkan proses renovasi Gereja Katolik St. Vincentius A Paulo yang telah berlangsung selama 20 tahun, sekelompok masa Islam intoleran di Bogor melakukan demonstrasi menolak kelanjutan proses renovasi Gereja St. Vincentius A Paulo Gunung Sari.
Dari pantau media di berbagai video viral di platform digital, aksi demonstrasi sekelompok masa intoleransi mempersoalkan renovasi Gereja Katolik St. Vincentius A Paulo karena diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja. Mereka meminta agar proses renovasi yang sedang berjalan diberhentikan.
Padahal Kepala Kantor Wilayah (Kantor Wilayah) Kementerian Agama Kab. Bogor, Hj. Ahmad Syukri telah menegaskan bahwa Gereja Katolik St. Vincentius A Paulo memiliki IMB dan izin operasional sejak tahun 2000. Ia pun mempersilahkan pihak Gereja untuk melanjutkan proses pembangunan (renovasi) Gereja.
Senada dengan Syukuri, menanggapi penolakan yang dilakukan oleh sekelompok masa intoleransi tersebut, kuasa hukum pihak Gereja St. Vincentius A Paulo pun memberi klarifikasi terkait status IMB dari Gereja St. Vincentius A Paulo.
“Gereja Katolik St. Vincentius A Paulo Gunung Putri ini telah memiliki Izin Mendirikan Bangunan sejak tahun 2000, dengan Nomor 645.8/182-TRB/2000, Tanggal 21 Desember Tahun 2000, dan peruntukan Gereja,” ungkap Dr. Edi Hardun S.H., M.A., Sabtu (6/12/2025).
Lebih lanjut Edi menjelaskan bahwa status Gereja St. Vincentius A Paulo adalah legal sejak tahun 2000 yang lalu dan umat Katolik Paroki St. Vincentius A Paulo telah menggunakan bangunan Gereja sebagai tempat ibadahnya.
“Gereja ini adalah Gereja legal dan kami beribadah di sini sudah sejak keluarnya IMB pada tahun 2000. Jadi sudah 25 tahun kami beribadah di sini,” tegas Edi.
Adapun renovasi Gereja Katolik St. Vincentius A Paulo baru bisa dilakukan saat ini setelah mendapat dana Rp500 juta dari hasil lelang perlengkapan ibadah dan partisipasi peserta Charity Dinner di Restoran Angke Heritage PIK2 pada 26 November 2025 lalu.
Renovasi yang sebelumnya terkendala dana itu diharapkan bisa sesegera mungkin rampung agar perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kondisi Gereja menjadi lebih layak, nyaman, dan bisa menampung lebih banyak umat Katolik di Paroki St. Vincentius A Paulo. ***
Penulis: Don Bosko Beding





