KLIKFLOBAMORA.COM – Untuk meningkatkan kapasitas dosen dan mutu dari lembaga, Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 Kupang menggelar Workshop Nasional bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin, 25/08/2025 di Aula Rektorat UPG 1945 Kupang.
Workshop yang diikuti para pimpinan fakultas UPG 1945, pimpinan program studi, dan juga para dosen itu, dihadiri juga oleh L2DIKTI Wilayah 15 Nusa Tenggara Timur dan Ketua Pelaksana Harian PB PGRI NTT, Dr. Samuel Haning, serta Rektor UPG 1945, Dr. Uly J. Riwu Kaho.
Dalam arahannya, Rektor UPG 1945 mengungkapkan rasa terimakasihnya terhadap kehadiran langsung Kepala Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi Nasional, Prof. Dr. Eng. Agus Haryono sebagai pemateri langsung dalam Workshop Nasional bertema ‘Program-Program Riset dan Inovasi serta Penyusunan Proposal Riset dan Inovasi’.
“Terimakasih untuk Prof. Agus yang sudah bersedia hadir dan menjadi narasumber pada Workshop Nasional hari ini. Semoga para dosen bisa menyerap materi dan mengimplementasikannya,” pungkas Ully.
Sementara itu Dr. Sam Haning selaku Ketua PH PB PGRI NTT mengungkapkan rasa bangganya atas Workshop Nasional yang diselenggarakan di UPG 1945 Kupang.
Secara khusus Dr. Sam Haning mengapresiasi Rektor UPG 1945 yang mampu menghadirkan Prof. Agus untuk menjadi pemateri pada Workshop, mengingat padatnya jadwal sebagai Kepala Deputi Bidang Riset dan Inovasi Nasional.
“Luar biasa. Saya tidak menyangka Pak Rektor bisa menghadirkan Prof. Agus Haryono hari ini. Ini menjadi kesempatan bagus bagi kita untuk meningkatkan mutu lembaga lewat riset dan inovasi,” jelas Haning.
Lebih lanjut Haning mengungkapkan, kehadiran langsung orang-orang kementerian seperti saat ini membawa semangat dan harapan baru di dunia pendidikan, secara khusus dunia pendidikan di wilayah NTT dan lebih khusus lagi di UPG 1945 Kupang.
Haning berharap, kedepannya BRIN bisa membantu memfasilitasi riset dan inovasi para dosen UPG 1945 demi peningkatan mutu pendidikan di Nusa Tenggara Timur lewat pendanaan-pendanan terhadap kegiatan riset dan inovasi para dosen UPG 1945.
Dalam Workshop tersebut, Kepala Deputi Bidang Riset dan Inovasi Prof. Agus Haryono menjelaskan agar bagaimana proposal yang berkaitan dengan riset dan inovasi dibuat.
Hal ini dimaksud agar proposal yang nantinya diajukan bisa segera difasilitasi oleh BRIN, lembaga yang berdiri 4 tahun yang lalu, dengan tujuan memfasilitasi kegiatan Riset dan Inovasi di seluruh entitas di Indonesia.
“Nanti proposal dibuat sesuai kebutuhan real masyarakat, sesuai dengan peluang, dan kompetensi di daerah agar proposal bisa segera difasilitasi. Kami BRIN akan memfasilitasi SDM, fasilitasi infrastruktur, dan tentunya pendanaan riset dan inovasi dari para dosen,” jelasnya.***
Penulis: Don Bosko Beding






