Akhirnya Nama-Nama Calon Direksi dan Komisaris Bank NTT Sudah Ditetapkan Setelah RUPS Luar Biasa
Press conference Pemegang Saham Pengendali dan para Seri A (Foto: Bosko Beding)
KLIKFOBAMORA – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa Bank NTT, telah selesai digelar pada Rabu, 15 Mei 2025 pukul 01:00 dinihari di kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur.
RUPS yang digelar sejak pukul 17:00 WITA (14/5/2025) itu menetapkan sejumlah nama yang akan diusulkan sebagai calon direksi dan komisaris Bank NTT.
Pada konferensi pers sesaat setelah RUPS Luar biasa berakhir, Pemegang Saham Pengendali (PSP), Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa ini berjalan alot sebab masih dilakukan pendalaman dan seleksi terhadap proses penjaringan calon direksi oleh Komite Remunerasi dan Nominal (KRN).
Pada prosesnya, Melki mengatakan, mereka meminta panduan kepada OJK (Otoritas Jaksa Keuangan) agar hasil seleksi yang diperoleh sesuai dengan regulasi.
“Kami minta untuk diberikan semacam panduan oleh OJK untuk memakai cara apa seleksi kemarin sehingga SOP yang dipakai untuk seleksi tadi adalah SOP yang kemarin 2023 dengan sedikit penyesuaian,” ungkap Melki Laka Lena.
Laka Lena mengungkap ada 13 orang melamar untuk direksi, 4 orang melamar untuk direktur utama, 2 orang melamar untuk komisaris utama, dan juga ada 9 orang untuk komisaris independen.
“Total yang mendaftar kira-kira ada 27 orang karena ada 1 orang mendaftari Dua jabatan, sehingga sudah diputuskan Pak Dony jadi komisaris utama,” lanjutnya lagi.
Selanjutnya hasil seleksi nama-nama calon yang diusulkan dalam RUPS Luar Biasa Bank NTT:
Calon Komisaris:
• Komisaris Utama: Donny Heatubun
• Komisaris Independen: Frans Gana
• Komisaris Independen: Eko Setiabudi
• Komisaris Independen: Yosef Jiwadeloe
• Komisaris Independen: Perwakilan Bank Jatim
Calon Direksi:
• Direktur Utama: Charlie Paulus, Yohanis Landu Praing
• Direktur Operasional dan SDM: Yohanis Landu Praing, Rahmat Saleh Bobby
• Direktur Kredit: Alo Geong
• Direktur Informatika dan Teknologi: Sonny Pelokila
• Direktur Kepatuhan: Revi (dari Bank Jatim)
• Direktur Treasury dan Keuangan: Heru (dari Bank Artha Graha)
• Direktur Dana: Siti Aksa
Pada konferensi pers itu juga Melki Laka Lena juga menekankan pentingnya berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam setiap tahapan seleksi.
“Semua proses ini harus melibatkan OJK. Bahkan tadi sempat terjadi kebuntuan, dan saya beberapa kali menelpon Kepala OJK untuk meminta pendapat beliau,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa setelah keputusan akhir dari OJK, pihak direksi yang terpilih harus segera bertemu dengan seluruh pemegang saham untuk menyusun rencana bisnis Bank NTT.
Hal ini dimaksudkan agar semua pemegang saham dapat menyampaikan perhatian dan harapan mereka, yang nantinya menjadi dasar dalam menjalankan operasional bank ke depan.
“Setelah direksi dan OJK diputuskan oleh OJK, segera bertemu lagi dengan kami untuk membahas rencana bisnis bank bersama semua pemegang saham yang ada di Bank NTT,” tandas Gubernur Melki Laka Lena.
***
Penulis: Don Bosko Beding





