KLIKFLOBAMORA. COM – Sidang kasus pencurian anakan pisang Cavendish di Kabupaten Kupang semakin alot setelah pemilik anakan pisang Cavendish, Yohanis Yap (korban), Selasa, 20/5/2025, memberi keterangan di persidangan yang bertolak belakang dengan keputusan pengadilan yang menetapkan Gasper Esrom Tipnoni sebagai terdakwa.

Yohanis Yap (korban), dalam kesaksiannya pada sidang lanjutan kasus pencurian pisang Cavendish di Pengadilan Negeri Oelamasi, Kabupaten Kupang, membeberkan fakta bhawa terdakwa GasperĀ  Esrom Tipnoni bukanlah pelaku utama pencurian 400 anakan pisang miliknya pada tanggal 13 Januari 2023 lalu.

Usai persidangan, kepada media Yohanis mengungkapkan bahwa pada saat kejadian Gasper tidak berada di lokasi atau Gasper tidak pergi mengambil anakan pisang miliknya, sehingga dalam persidangan tadi, Yohanis meminta kepada pengadilan agar Gasper dibebaskan.

“Saya yakin bahwa saudara Gasper Tipnoni ini bukan pelaku dan tidak bersalah. Kalaupun ada dalam BAP laporan Saya ada keterangan yang memberatkan Gasper Tipnoni, saya minta untuk dicabut,” tegasnya.

Yohanis juga menerangkan, pelaku pengambilan anakan pisang miliknya adalah saudara Rudi Saluk, Ruben Masneno, dan seorang sopir beserta dua orang kernet. Keterangan itu dia peroleh dari penjaga kebun pisang miliknya, Anika Oematan, dan sudah terkonfrontir oleh penyidik.

“Jadi yang pergi ambil itu saudara Rudi Saluk, saudara Ruben Masneno, satu orang sopir dan juga dua orang kernet. Karena pada hari itu juga saya pergi ke rumah saudara Gasper dan beliau ada di rumah. Gasper juga mengatakan kepada saya bahwa seharian dia ada di rumah,” ungkap Yohanis.

Lebih lanjut Yohanis mengatakan, pengakuan Gasper itu juga diaminkan oleh beberapa orang yang sedang berada dengan Gasper di rumah, yaitu istrinya dan juga ada 4 orang tamu yang memang benar sedang ada bersama Gasper saat itu di rumahnya.

Terkait keterangan Anika yang menyebut Gasper ada dan yang mengambil anakan pisang Cavendish miliknya, Yohanis mengatakan bahwa keterangan Monika itu tidak benar karena pada saat kejadian Gasper ada di rumahnya. Dia menduga Monika tidak mengenal Gasper.***

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan