KLIKFLOBAMORA.COM — Bali kini menjadi medan perang mafia internasional, setelah beberapa kasus besar terungkap di Bali, yang para pelakunya terafiliasi dengan sindikat jaringan kriminal internasional.
Baru sebulan yang lalu (20/01), institusi Kepolisian Daerah (POLDA) Bali meringkus salah satu penjahat yang paling dicari di Eropa dan merupakan subjek Interpol Red Notice (IRN) sejak Tahun 2023, berinisial ZCC (33) asal Rumania.
Terbaru, Bali digemparkan lagi dengan penemuan potongan tubuh pada Kamis (26/02/2026) di tepi pantai Ketewel. Diduga potongan tubuh tersebut merupakan potongan tubuh WNA asal Ukraina, Igor Komarov (28), yang sedang berlibur di Bali.
Igor Komarov adalah mafia asal Ukraina yang menjadi incaran para mafia internasional. Sebuah video viral yang beredar menunjukkan Igor Komarov saat diculik, disekap lalu dipaksa oleh para mafia untuk meminta tebusan uang sebesar Rp168 Miliar pada 15/02 lalu.
Setelah beberapa hari kemudian, ditemukan potongan tubuh korban mutilasi yang disinyalir merupakan potongan tubuh Igor Komarov. Ada kesamaan tato pada potongan lengan yang ditemukan dengan lengan Igor Komarov yakni gambar Bunda Maria.
Meski demikian, Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy menyampaikan bahwa video penculikan dan penemuan potongan tubuh adalah dua kasus yang berbeda yang saat ini sedang ditangani penyidik.
“Itu dua case yang berbeda. Kita sedang menyelidiki. Masalah ditemukannya potongan tubuh yang kemarin kita temukan, kita lagi dalam proses identifikasi,” ujar Ariasandy.
Penyidik Polda Bali saat ini tengah mendalami kasus tersebut guna mendapat kepastian siapa saja yang terlibat dan peran masing-masing pelaku. Diketahui, Polda Bali telah menangkap 6 terduga pelaku, 1 pelaku masih berstatus buronan.
Selain itu, salah satu terduga pelaku telah ditetapkan menjadi tersangka yakni C, warga asli Bali. C diketahui menyewa mobil Toyota Avanza yang digunakan para terduga pelaku dalam menjalankan aksi kejahatannya.
Sementara untuk potongan tubuh, pihak penyidik Polda Bali saat ini sedang melakukan tes DNA pada potongan tubuh dan mencocokkannya dengan pihak keluarga Igor Komarov di Ukraina, guna memastikan kebenaran bahwa potongan tubuh itu adalah Igor Komarov. ***
Penulis: Don Bosko Beding






