KLIKFLOBAMORA.COM — Rumah Sakit Siloam Kupang, terus berinovasi lewat kemajuan teknologi pengobatan. Jika dulu metode pengobatan dengan beda konvensional kini RS Siloam berinovasi dengan menggunakan metode laser modern.
Adapun pengobatan dengan metode laser di RS Siloam Kupang, diperuntukkan bagi pasien penderita Varises dengan teknik Evla, Fistula Ani dengan teknik FiLaC, Wasir (ambeien) dengan teknik LHP, dan Saraf Kejepit dengan teknik PLDD.
Metode laser adalah metode operasi minim dengan laser memanfaatkan energi cahaya intensitas tinggi untuk memotong, menghancurkan, atau mengecilkan jaringan secara presisi tanpa sayatan besar
Demikian yang disampaikan pemateri dalam acara Media Gathering Tindak Bedah Minim Luka Dengan Laser Modern di Aula RSU Siloam Kupang, Jumat 06/02/2026 siang kepada puluhan awak media.
Hadir sebagai nara sumber, dr. Teguh Dwi Nugroho, Sp.B., Subsp BVE (K), dr. Herbert S. Silalahi, Sp. B., dr. Siemon Berhimpon, Sp.B., dan dr. Donny Argie, Sp.BS, NVas (K).
dr. Teguh Dwi Nugroho dalam materi tentang varises menyampaikan, EVLA adalah tindakan untuk mengatasi varises dengan teknologi laser dari dalam pembuluh darah.
“Kalau dulu teknik operasi konvensional, pasien pasti takut tubuhnya akan disayat-sayat. Sekarang lebih save, tanpa sayatan besar,” jelas dr. Teguh Dwi Nugroho.
Ia menambahkan, keunggulan pengobatan dengan metode laser adalah minim rasa nyeri, waktu rawat inap singkat, bekas luka sangat kecil, dan pasiennya bisa segera beraktivitas seperti biasanya.
Selanjutnya dr. Herbert S. Silalahi,Sp.B. menambahkan, FiLaC( Fistula Laser Closure) terapi laser modern untuk pasien Fistula Ani dilakukan tanpa operasi besar selayaknya penanganan secara konvensional.
“Jadi dengan teknologi laser, dokter menutup saluran fistula dari dalam tanpa harus melakukan sayatan besar,” jelasnya.
Fistula Ani adalah kondisi munculnya saluran tidak normal di sekitar dubur yang sering ditandai dengan benjolan menyerupai bisul, nyeri, bengkak, dan kadang keluar cairan atau nanah berulang.
Jika ditangani dengan metode laser, pasien tidak mengalami nyeri yang berlebihan dan jaringan sehat di sekitar dubur pun tetap terjaga. Begitu pula dengan waktu pemulihan yang lebih cepat serta resiko ganguan fungsi otot anus menurun.
Menurutnya, belum semua rumah sakit di Indonesia menggunakan teknik laser (technical laser) untuk pengobatan berbagai penyakit sehingga kehadiran pengobatan dengan metode laser di NTT pantas disyukuri karena akan sangat membantu warga NTT.
Senada dengan kedua dokter di atas, dr. Siemon Berhimpon, Sp.B, menyampaikan bahwa untuk pasien wasir, penyembuhan dengan metode laser sangat dianjurkan.
Sejak 2019, teknik LHP (Laser Hemorrhoidoplasty) sudah mulai dipraktekkan di Indonesia. Dikatakannya, teknik LHP pada pasien berlangsung cepat, minim nyeri dan perdarahan.
“Untuk operasi, kita hanya identifikasi pembuluh darah yang melebar, lalu kita masukkan viber optik laser ke dalam, sehingga dengan sendirinya pembuluh darah mengecil dari dalam,” pungkasnya.
Sementara itu dr. Donny Argie, Sp.BS, NVas (K) mengungkapkan, di zaman serba canggih ini dunia kesehatan (pengobatan) pun ikut berinovasi agar lebih cepat dalam melakukan penanganan.
Sesuai keahliannya, dr. Donny Argie menjelaskan terapi laser untuk saraf kejepit atau Percutaneous Laser Disc Decompression (PLDD) dilakukan pada pasien saraf kejepit akibat bantalan tulang belakang (HNP).
“Dokter menggunakan laser untuk mengurangi tekanan pada saraf tanpa operasi terbuka, sehingga resiko komplikasi lebih rendah dan pemulihan lebih cepat,” ujarnya.
Sebagai informasi tambahan, pengobatan dengan metode laser di RS Siloam Kupang ditangani oleh para dokter yang berkompeten serta dibantu oleh tenaga medis yang mumpuni, serta bisa menggunakan BPJS Kesehatan untuk pengobatan dengan teknik laser.
“Untuk semua pasien BPJS kesehatan yang kami layani itu tidak ada IUD biaya, atau tidak ada biaya tambahan. Jadi untuk pasien BPJS, 100% ditanggung oleh BPJS kesehatan,” tegas dr. Martha L. Langobelen (Head of Ancillary Services and Medical Affair).
Di akhir acara Media Gathering Tindak Bedah Minim Luka Dengan Laser Modern, COO RS Siloam Kupang Lenny Anthonius mengatakan, pihak manajemen RS Siloam Nah, terus berinnovasi mencari cara terbaik untuk memberikan pengobatan lebih tepat sasar dan lebih baik lagi.
Ia mengaku, pengobatan dengan teknologi canggih ini merupakan komitmen dari RS Siloam Kupang untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi warga Nusa Tenggara Timur.
“Tapi yah meski pengobatan kita sekarang sudah lebih canggih, tapi saya harap masyarakat NTT untuk tetap menjaga kesehatan kita baik gaya hidup maupun pola hidup,” tutupnya. ***
Penulis: Don Bosko Beding






